Tags

,


Pagi tadi sekitar jam 8:30 sekembali mengantar my wife ke SMA Negeri 4 Pontianak, ditengah jalan ada beberapa mahasiswa UNTAN (Universitas Tanjungpura) membagi-bagi selebaran ke pengendara motor dan mobil. Sesampai di kantor saya membacanya, ternyata isinya seputar NARKOBA, dan setelah membaca semuannya kayaknya informasi ini layak saya posting ke blog ini, semoga teman-teman mau membacannya, sangat informatif, berikut informasi selengkapnya:

Narkoba, No Way

Tahu nggak sih, sekolah ternyata merupakan salah satu sarang peredaran narkoba, artinya kamu mesti super waspada.

Sekolah rawan peredaran narkoba. Survey menunjukkan, peredaran narkoba itu ternyata paling banyak terjadi di sekolah-sekolah lho… Karena itu, nggak heran kalau sebagian besar pengguna narkoba adalah remaja-remaja seusia kamu dengan usia 14-21 tahun. Mau bukti, coba cek data statistik ke Departemen Kesehatan. Di situ terdata, pada tahun 1999 terdapat 2-4 persen (sekitar 4-8 juta jiwa) dari seluruh penduduk Indonesia (200 juta jiwa) yang merupakan pemakai narkoba. Sekitar 70 persen dari 4-8 juta pecandu narkoba itu adalah anak usia sekolah dengan usia antara 14-21 tahun.

Ciri dan Dampak Narkoba

Kamu tuh mesti menjaga dan membentengi diri kamu sedini mungkin dari narkoba. Salah satunya, dengan mengenali segala macam jenis narkoba, ciri-ciri, dan dampaknya. Cukup sebatas tahu aja kok. Tujuannya agara kamu nggak gampang terperdaya oleh para pengedar atau terbujuk rayu oleh teman kamu yang pecandu.

Nah apa aja jenis dan dampak dari narkoba itu ? Simak aja yang berikut ini…

  • Putauw

Putauw atau nama lainnya pe-te, ptw, dan etep sebenarnya adalah heroin, cuma jenis ini adalah turunan kelima sampai keenam dari heroin yang dibuat dari bunga yang namanya opium.

Heroin itu sendiri adalah obat bius yang sangat mudah membuat seseorang kecanduan karena efeknya sangat kuat. Obat ini bisa ditemukan dalam bentuk pil, bubuk, dan juga dalam cairan. Heroin menimbulkan efek yang sangat cepat terhadap si pengguna, dan itu bisa secara fisik maupun mental. Jika orang itu berhenti mengkonsumsi obat bius ini, dia akan mengalami rasa sakit yang berkesinambungan atau disebut sakauw.

  • Shabu-Shabu

Ini bukan nama makanan Jepang, tapi nama lain untuk narkoba dari jenis methamphetamine. Obat ini dapat ditemukan dalam bentuk kristal seperti gula pasir atau seperti vetsin (bumbu penyedap makanan). Obat bius ini tidak mempunyai warna maupun bau. Obat ini juga mempunyai pengaruh yang kuat terhadap syaraf. Pemakai shabu-shabu akan tergantung pada obat bius ini, dan lama-lama bisa menimbulkan kerusakan pada organ tubuh seperti jantung, lever, lambung, atau bahkan kematian.

  • Amphetamine

Narkoba jenis amphetamine dapat ditemukan dalam bentuk pil/kapsul, ataupun bubuk. Narkoba jenis ini bisa merangsang mood si pemakai menjadi tinggi. Pemakaipun biasanya menjadi superaktif, gampang emosi, tak punya rasa malu, dan susah tidur. Seperti jenis narkoba lainnya, amphetamine juga berpengaruh buruk pada tubuh. Lama-lama si pemakai akan jadi kurus, kelihatan seperti kurang tidur, tekanan darah tinggi, detak jantung cepat, merasa takut, bahkan pingsan karena terlalu lelah.

  • Ecstasy

Narkoba jenis ini banyak istilah gaulnya yaitu inex, XTC, pil setan, pil godek, dan adam. Ectasy adalah salah satu obat bius yang dibuat secara ilegal di sebuah laboratorium dalam bentuk tablet atau kapsul.

Ectasy dapat membuat tubuh si pemakai memiliki energi yang lebih, dengan tingkat dehidrasi yang tinggi. Jangan heran, sejumlah pengguna ectasy ditemukan meninggal karena terlalu banyak minum air akibat rasa haus yang amat sangat. Selain haus, pecandu ectasy juga sering merasa pusing, gemetar, detak jantung cepat, mual, dan kehilangan nafsu makan.

  • Ganja

Nama gaulnya adalah gele, cimeng, atau rumput. Ganja adalah obat bius yang bisa membuat si pemakai berhalusinasi sehingga ia akan menjadi kecanduan. Ganja akan mempengaruhi tingkah laku, penglihatan, dan pendengaran si pemakai. Efek buruknya, pecandu akan kehilangan konsentrasi, detak jantung lebih cepat, kehilangan keseimbangan, mudah panik, gelisah, depresi, bingung, dan berhalusinasi.

Informasi seputar jenis-jenis narkoba tersebut diatas mudah-mudahan akan berguna buat kamu. Setidaknya, kamu tidak akan tertipu oleh siapapun yang menawari kamu narkoba. Pokoknya, jangan coba-coba pakai narkoba, walau cuma mencicipi. Sebab, sekali coba, orang akan terus ketagihan dan tidak akan pernah bisa berhenti. Seremkan…?

Advertisements